CIKARANG SELATAN – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Ikhlash Perum Bukit Permata Cikarang, Selasa malam, 5 Mei 2026. Kapolsek Cikarang Selatan AKP Erwin S.I.K., M.H. bersama anggota Bhabinkamtibmas Desa Ciantra Aipda Hartopo hadir langsung dalam kegiatan ta’lim rutin Forum Komunikasi Dewan Kemakmuran Masjid atau FK-DKM Desa Ciantra.
Kegiatan yang digelar mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Selasa malam Rabu. Lokasi pengajian berpindah-pindah secara bergilir, dan kali ini dipusatkan di RT 01/03 Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan.
Selain jajaran kepolisian, hadir pula tokoh agama dan masyarakat setempat. Di antaranya KH. Hasan Basri, Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando yang akrab disapa Bang Bulle, KH. Musthofa, KH. Jamiludin, KH. Muhammad Burhanudin Abdullah, serta puluhan jamaah pengajian.
Kapolsek Cikarang Selatan AKP Erwin dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan adalah bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat.
“Kami tidak hanya hadir untuk pengamanan, tapi juga untuk mendengar langsung aspirasi warga. Masjid adalah pusat pembinaan moral dan persatuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ta’lim rutin seperti ini menjadi salah satu benteng sosial dalam mencegah gangguan kamtibmas.
“Kalau masyarakat rutin berkumpul dalam kegiatan positif, potensi konflik dan kriminalitas bisa ditekan. Kami dari Polsek Cikarang Selatan siap mendukung penuh,” kata AKP Erwin.
Senada dengan itu, KH. Hasan Basri selaku pengisi ta’lim menekankan pentingnya kolaborasi ulama dan aparat dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Islam mengajarkan ukhuwah. Ketika ulama, umaro, dan masyarakat satu barisan, maka desa akan aman dan berkah. Ini contoh yang baik dari Desa Ciantra,” tutur KH. Hasan Basri di hadapan jamaah.
Menurutnya, pengajian rutin bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tapi juga ruang silaturahmi yang memperkuat ikatan warga.
“Di sini tidak ada sekat. Polisi duduk bareng kiai, kades duduk bareng jamaah. Inilah Islam yang rahmatan lil alamin,” imbuhnya.
Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando alias Bang Bulle juga mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan jajaran di tengah masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada Pak Kapolsek yang rutin turun ke desa. Ini membuat warga merasa aman dan diperhatikan. Pemerintah desa siap mendukung program kamtibmas yang digagas Polsek,” kata Bang Bulle.
Bang Bulle menyebut, kegiatan keagamaan di Desa Ciantra memang sudah menjadi tradisi yang dijaga turun-temurun.
“Setiap Selasa malam Rabu, pengajian FK-DKM ini selalu bergilir dari satu masjid ke masjid lain. Selain ibadah, ini juga ajang musyawarah kecil antar warga,” jelasnya.
Ia berharap sinergi yang sudah terbangun ini terus berlanjut, terutama menjelang berbagai agenda sosial di pertengahan 2026.
“Desa yang aman adalah desa yang maju. Kalau aman, ekonomi jalan, anak-anak sekolah tenang, pedagang juga lancar usahanya,” ucapnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Ciantra Aipda Hartopo menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan dilakukan secara preventif dan humanis.
“Kami berkoordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan,” katanya.
Ketua FK-DKM Desa Ciantra KH. Musthofa juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan aparat.
“Kehadiran Pak Kapolsek memberi semangat baru bagi jamaah. Kami merasa dilindungi dan dihargai. Semoga ini jadi contoh bagi desa lain,” ujarnya.
Pengajian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan warga Desa Ciantra serta Kabupaten Bekasi secara umum. Jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga akhir.












Leave a Reply